Penyakit hepatitis atau yang dikenal masyarakat dengan penyakit kuning, sebenarnya adalah peradangan organ hati yang disebabkan oleh berbagai faktor. Faktor penyebab penyakit hepatitis ini antara lain adalah infeksi virus, gangguan metabolisme, konsumsi alkohol,penyakit autoimun, hasil komplikasi dari penyakit lain, efek samping konsumsi obat-obatan, maupun kehadiran parasit dalam organ hati.
Peradangan pada sel hati dapat menyebabkan kerusakan sel-sel, jaringan, bahkan semua bagian dari organ hati. Jika semua bagian organ hati telah mengalami kerusakan maka akan terjadi gagal hati yang menyebabkan kematian.
Pencegahan dapat dilakukan dengan tepat jika kita mengetahui cara-cara penularan berbagai penyakit hepatitis. Hepatitis A menular melalui makanan dan minuman yang tercemar feses penderita hepatitis A. Kebiasaan jajan makanan dan minuman di sembarang tempat meningkatkan resiko tertular penyakit hepatitis A. Makanan mentah maupun setengah matang berpotensi terkontaminasi virus ini.
Beberapa cara pencegahan penyakit hepatitis A
1. Imunisasi
Imunisasi sangat efektif mencegah infeksi suatu penyakit. Setelah imunisasi tubuh akan menghasilkan antibodi yang merupakan zat kekebalan tubuh terhadap penyakit tersebut. Imunisasi hepatitis A diberikan pada anak-anak usia antara 2 hingga 18 tahun sebanyak satu kali. Orang dewasa membutuhkan imunisasi ulang (booster) setelah 6 hingga 12 bulan imunisasi pertama. Kekebalan yang didapat dari imunisasi ini dapat bertahan selama 15 hingga 20 tahun. Namun seseorang yang telah diimunisasi dapat terkena hepatitis A jika ia terinfeksi virus hepatitis A antara waktu 2 hingga 4 minggu setelah imunisasi, karena pada saat itu tubuh belum menghasilkan antibodi dalam jumlah cukup.
Mereka yang sebaiknya mendapatkan imunisasi ini adalah:
2. Imunitas sementara
Mereka yang sering bepergian ke daerah lain sebaiknya mendapatkan kekebalan sementara untuk mencegah infeksi virus hepatitis A terutama jika daerah tujuannya adalah daerah endemik hepatitis atau daerah yang sanitasinya buruk. Imunitas sementara dapat diperoleh dengan pemberian immunoglobulin (Ig). Ig untuk pencegahan hepatitis A berisi antivirushepatitis A yang sangat efektif setelah 2 minggu pemberian. Untuk mereka yang harus menetap di daerah endemik, Ig anti virus hepatitis A sebaiknya diulang setiap 3 hingga 5 bulan.
3. Menjaga kebersihan
Mencuci tangan dengan menggunakan sabun setiap kali selesai buang air besar dan kecil sangat dianjurkan untuk menghambat penularan virus hepatitis A. Hal yang sama perlu dilakukan pula pada saat sebelum makan, mengolah dan menyiapkan makanan. Awasi dan berikan pengertian pada anak-anak agar tidak memasukkan benda-benda ke dalam mulutnya.
Salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus adalah penyakit campak. Penyakit campak tau yang dikenal juga dengan istilah measles disebabkan oleh virus Morbili. Gejala campak memang agak sulit dideteksi secara dini. Karena gejala campak, seperti batuk, pilek, dan demam, hampir sama dengan penyakit flu biasa, bahkan gejala munculnya bercak merah di kulit pun hampir mirip dengan keracunan obat atau alergi karena dingin.
Gejala awal penyakit campak ini dimulai dengan adanya batuk-batuk. Lalu, 1-2 hari kemudian timbul demam yang tinggi dan turun naik berkisar antara 38-400C, selama lima hari. Biasanya diikuti dengan mata merah dan seperti berair.
Pada saat itu pula, biasanya muncul bintik putih seperti Koplik spot di sebelah dalam mulut. yang akan bertahan 3-4 hari. Sebagian penderita juga mengeluhkan munculnya diare. Memasuki hari kelima demamnya akan tinggi sekali. Pada waktu itulah, bercak merah mulai keluar.
Bercak merah campak berbeda dengan bercak karena penyakit lain misalnya biang keringat, yang tidak dibarengi dengan demam. Bercak-bercak merah ini muncul secara bertahap dan merambat. Lokasi khusus ini biasanya muncul pertama kali di belakang kuping, leher, dada ke bawah, tangan, kaki lalu ke muka.
Jadi, bercak-bercak merah ini tak sekaligus muncul ke seluruh tubuh. Perlu waktu, biasanya seminggu baru memenuhi seluruh tubuh. Tetapi, jika daya tahan tubuh anak cukup bagus bercak merahnya tak terlalu menyebar atau tak terlalu penuh. Umumnya jika bercak merah ini sudah keluar, demamnya akan turun dengan sendirinya. Usai itu, kulit kemudian menjadi hitam bersisik, kira-kira selama 2 minggu. Timbul warna kehitaman itu merupakan periode penyembuhan. Lama-lama tanda hitam itu akan rontok, hilang atau sembuh dengan sendirinya.
Bercak-bercak merah ini menimbulkan gatal luar biasa. Yang dikhawatirkan, timbul infeksi karena anak menggaruk dengan tangan yang tidak bersih. Infeksi ini muncul seperti bisul-bisul kecil bernanah. Mandikan anak saat panasnya sudah turun, minimal dilap handuk basah untuk membersihkan keringatnya. Usahakan untuk menggunakan sabun bayi yang tak terlalu merangsang kulit atau yang tak terlalu keras. Bila anak tak dimandikan, mereka akan berkeringat dan tentu rasanya lebih gatal lagi. Dengan mandi anak akan merasa nyaman. Untuk mengurangi rasa gatalnya, taburkan bedak khusus ke seluruh tubuh setiap habis mandi.
Untuk diketahui, semua penyakit virus itu bersifat endemis. Artinya penyakit itu tidak mengenal musim, karena bisa muncul sepanjang tahun. Karena itu, pencegahan dilakukan hanya dengan imunisasi campak. Imunisasi pertama dilakukan pada usia 9 bulan. Lalu diulang pada usia 5-6 tahun atau ketika sekolah TK atau SD kelas satu.
Vaksin campak ini tergolong ringan sekali, tak ada efeknya. Cuma biasanya setelah satu minggu, badan agak hangat dan adakalanya diare. Tapi, vaksin ini lebih ringan daripada vaksin DPT.
Karena umumnya campak banyak menyerang anak usia balita, maka imunisasi diberikan saat di bawah usia satu tahun. Bila dalam satu keluarga terdapat seorang yang menderita campak dan ada bayi yang belum diimunisasi campak, sedapat mungkin mereka dipisahkan. Kemudian lakukan observasi pada bayi selama kurang lebih 3 minggu. Bila bayi tak terkena dalam waktu itu, segera berikan imunisasi. Tapi, bila terkena campak, tak perlu diimunisasi karena vaksin imunisasi merupakan virus yang hidup tapi dilemahkan, sehingga sudah ada anti virus di dapat dalam tubuh si bayi.
Anak yang sudah mendapatkan imunisasi diharapkan tak terkena campak. Karena sudah ada imunnya. Kalau toh terkena tak akan sampai berat. Perlu diingat, seorang anak akan terkena campak sekali seumur hidup. Dan bila masa kecilnya tak terkena campak bisa saja terkena di usia setelah besar. Kecuali bila daya tahan tubuhnya kuat, ada kemungkinan tidak terkena.
Setiap tanggal 25 Januari diperingati Hari Gizi Nasional. Masalah gizi harus selalu menjadi prioritas bagi semua kalangan untuk dipecahkan bersama, karena dengan dipenuhinya kenutuhan gizi terutama untuk balita, akan menjamin kwalitas sumber daya manusia Indonesia yang lebih baik. Untuk tahun 2012, Hari Gizi Nasional mengangkat tema Gerakan Gizi 1000 menuju Indonesia Prima.
Gerakan Gizi 1000 hari adalah 1000 hari pertama kehidupan anak. Dihitung mulai dari anak masih dalam kandungan (9 bulan 10 hari = 280 hari) dan sampai anak tersebut berusia 2 tahun (720 hari), dengan catatan 1 bulan=30 hari.
Jika 1000 hari tersebut dibagi berdasarkan tahapan kehidupan anak, maka titik kritis yang harus diperhatikan pada seorang anak ialah :
Dalam kandungan = 280 hari
Berdasarkan uraian tersebut, maka diharapkan semua penggiat gizi memfokuskan program mereka pada ke-5 titik kritis tersebut untuk mencapai tujuan yaitu Indonesia Prima.
Dasar penggunaan 1000 hari adalah hasil dari sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa status gizi seorang anak berdasarkan indeks berat badan menurut umur (BB/U) cenderung mengalami penurunan pada saat ia memasuki usia 3 bulan dan terus mengalami penurunan yang sangat cepat sampai ia berusia 12 bulan dan mulai melambat pada umur 18-19 bulan. Sedangkan berdasarkan indeks berat badan menurut tinggi badan (BB/TB), penurunan dimulai sekitar umur 3 bulan sampai umur 15 bulan.
Jika penggiat gizi melakukan intervensi setelah anak berumur 2 tahun, maka intervensi tersebut sangat tidak efektif, karena kondisi anak mulai memburuk jauh sebelum anak berusia 2 tahun dan bersifat irreversible atau tidak dapat kembali. Bukan berarti anak umur 2 tahun ke atas tidak butuh perhatian, akan tetapi konsep ini berbicara tentang skala prioritas. Beberapa ahli mengatakan bahwa periode umur anak dibawah 2 tahun dikenal dengan “periode emas” atau “Window of Opportunity”.
Jadi, untuk medapatkan generasi yang sehat dan kuat dan mewujudkan Indonesia prima, maka skala prioritas program ialah mulai anak masih dalam kandungan sampai ia berumur 2 tahun.
Berdasarkan uraian sebelumnya, jika pada rentang usia tersebut anak mendapatkan asupan gizi yang optimal maka penurunan status gizi anak bisa dicegah sejak awal.
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh penggiat gizi, antara lain:
Periode dalam kandungan (280 hari)
Periode 0-6 bulan (180 hari)
Periode 6-24 bulan (540 hari)
Air merupakan komponen utama dari tubuh yaitu sekitar duapertiga ukuran tubuh, yang tersebar di seluruh jaringan sebagai cairan intrasel maupun ekstrasel. Manusia lebih tahan terhadap rasa lapar dibandingkan rasa haus, karena air juga dikenal sebagai anti haus yang merupakan zat gizi. Air berperan penting dalam kehidupan, bahkan semua sistem organ bergantung padanya seperti darah, enzim, hormon, cairan plasma serta cairan sel. Selain itu air mempunyai peran dalam proses pelarutan,pencernaan, penyerapan zat gizi, pembuangan sisa serta pengaturan keseimbangan mineral, elektrolit, asam basa dan suhu tubuh. Itulah sebabnya air penting bagi tubuh untuk hidup sehat.
Air dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang paling banyak dibandingkan kebutuhan zat gizi lainnya, sehingga air dikategorikan sebagai zat gizi makro bersama karbohidrat, lemak, dan protein. Air juga diperlukan dalam jumlah besar, yaitu sekitar 2.000 ml/hari bagi orang dewasa. Oleh karena itu, kita tidak boleh kekurangan air atau dehidrasi. Karenanya jelas manusia harus minum air sepanjang hari untuk memenuhi kebutuhan hariannya, dan sudah sepantasnya komponen air ada dalam piramida makanan. Penelitian membuktikan bahwa dehidrasi 2% saja sudah akan menurunkan konsentrasi dan daya ingat seseorang. Bila pada anak-anak akan berdampak buruk pada kecerdasan dan pendidikan anak.
AIR SEBAGAI ZAT GIZI ESENSIAL
Air tidak dapat diproduksi oleh tubuh, karena itu air disebut sebagai zat gizi esensial. Air sesungguhnya juga merupakan zat gizi, karena memenuhi persyaratan sebagai zat gizi yaitu zat yang diperlukan tubuh terutama untuk mengatur proses kehidupan. Pemenuhan kebutuhan air bagi tubuh manusia pada umumnya berasal dari minuman, sebagian lagi berasal dari makanan dan dari air hasil metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein di dalam tubuh dalam jumlah yang sedikit.
FAKTOR YANG MENENTUKAN KEBUTUHAN AIR
Terdapat banyak faktor yang menentukan kebutuhan air seperti suhu lingkungan, tingkat aktivitas fisik, kucuran keringat, umur dan jenis kelamin. Anjuran asupan air secara umum bagi remaja dan dewasa adalah 2.000 ml/hari. Anjuran ini perlu disesuaikan dengan tingkat aktivitas dan pengeluaran keringat mengingat hal itu menyebabkan variasi kebutuhan air. Orang-orang yang aktivitas berat dan mengeluarkan keringat bercucuran misalnya, membutuhkan air hingga 2-3 kali lipat, yaitu 4-6 liter per hari. Tetapi orang lanjut usia (lansia) perlu membatasi konsumsi air karena kebutuhannya cukup hanya 1,5 liter sehari.
DAMPAK KEKURANGAN DAN KELEBIHAN AIR
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kurang air akan berdampak pada kesehatan yaitu gangguan mood (sekitar 1%), menurunkan kemapuan fisik (2%), psikomotor dan pada wanita mengalami kelelahan. Oleh karena itu, dibutuhkan jumlah air yang optimal untuk berfungsi dalam tubuh, karena kekurangan dan kelebihan air tidak memberikan dampak yang baik bagi tubuh.
Apabila tubuh kekurangan air akan berakibat hipovalemia dan dehidrasi. Hipovalemia adalah kondisi terjadi pengurangan volume cairan ekstrasel, keadaan ini terjadi bila keluaran airnya adalah cairan yang isotonik (air dan natrium keluar dalam jumlah yang sebanding sehingga osmolalitas plasma tidak berubah atau kadar natrium plasma tetap normal) biasanya terjadi pada perdarahan dan diare. Sedangkan dehidrasai adalah keadaan yang terjadi bila keluaran airnya yaitu cairan yang hipotonik (volume air yang keluar jauh lebih besar dari jumlah natrium yang keluar), biasanya terjadi pada pasien diabetes insipidus(keluaran air tanpa natrium melalui ginjal)dan pada usia lanjut yang kurang minum atau lupa minum (keluaran air tanpa natrium melalui penguapan kulit dan saluran nafas)
Selain kekurangan air kelebihan air dalam tubuh tidak baik pada kesehatan karena ada penyakit tertentu yang harus ada pembatasan cairan dalam tubuhnya seperti penyakit ginjal kronik (PGK), gagal jantung, dan kadar albumin dalam serum rendah. Pada usia lanjut tidak di anjurkan meminum banyak air dalam tubuhnya karena akan menimbulkan hiponatremia yang dapat menurunkan kesadaran, kejang-kejang, dan bahkan kematian.
AIR DALAM TUMPENG GIZI SEIMBANG
Pada tahun 2010, air sebagai zat gizi dijadikan komponen utama dan mendasar dalam Tumpeng Gizi Seimbang (TGS). Hal ini didasarkan pada empat pertimbangan, yaitu :
Dalam TGS visualisasi anjuran air disajikan berupa anjuran minum air putih dalam 8 gelas dalam bentuk air yang aman dan cukup jumlahnya sesuai anjuran Depkes. Kenapa anjuran harus air putih? Ada lima pertimbangan utama kenapa air divisualisasikan berupa air putih dalam TGS yaitu:
Sumber : Ahli Gizi RS Islam Jakarta Cempaka Putih
Setiap kali harus mengunjungi dokter karena menderita suatu penyakit tertentu, seringkali juga kita mendapat resep yang harus di tebus dan kemudian di makan sesuai anjuran yang diberikan. Tapi, pernahkah Anda sudah minum obat sampai habis tetapi sang penyakit tetap tidak kunjung membaik bahkan sepertinya makin bertambah sakit?. Keadaan ini mungkin saja terjadi karena efektifitas obat yang kita minum bisa berubah dan banyak faktor yang dapat mengubah efektifitas obat-obatan tersebut, sehingga obat yang di minum tadi tidak dapat bekerja secara maksimal.
Agar obat-obatan yang kita minum dapat bekerja secara efektif sekaligus aman, perlu diketahui faktor apa saja yang dapat mengubah keefektifitasan sebuah obat, antara lain:
Penggunaan obat lain secara bersamaan
Ada beberapa jenis obat obat yang bekerja dengan cara ‘menghancurkan’ segala sesuatu yang dianggap racun, contohnya obat untuk mengobati diare, saat diminum bersamaan dengan obat-obatan lain, obat anti hipertensi misalnya, obat-obatan tersebut akan rusak efektifitasnya oleh obat anti diare tadi sehingga dianjurkan untuk memberi jarak sekitar 2 jam antar obat tersebut saat dikonsumsi.
Interaksi dengan makanan
beberapa makanan dapat berinteraksi dengan obat tertentu seperti misalnya berikatan dengan zat aktif obat sehingga mengurangi penyerapan obat atau mempercepat eliminasi obat. Ada beberapa obat yang akan bekerja dengan baik saat perut sedang kosong dan sebaliknya, ada beberapa obat yang akan bekerja maksimal bila kita sudah makan. Jadi benar-benar perhatikan label pada kemasan obat sebelum Anda meminumnya atau tanyakan pada dokter atau ahli farmasi yang memberikan obat tersebut.
Jus Anggur
Beberapa jenis obat dipengaruhi efektifitasnya oleh segelas jus anggur bahkan memblokir aktifitas obat tersebut, obat-obatan tersebut antara lain jenis anti hipertensi, antibiotik, obat untuk hormonal, obat menurunkan kolesterol, beberapa jenis obat penenang, dan lain-lain. Sangat dianjurkan untuk menghindari konsumsi jus ini, terutama ketika Anda sedang menggunakan obat-obatan yang telah disebutkan di atas.
Minum segelas anggur
Sebenarnya, sangat dianjurkan untuk menghindari penggunaan alkohol saat Anda sedang mengonsumsi jenis obat-obatan apa pun. Minum satu atau dua gelas anggur ketika menjalani terapi obat akan menghasilkan konsentrasi obat dalam darah menjadi lebih rendah sehingga menurunkan efek obat.
Kadaluarsa obat
Perhatikan masa kadaluarsa pada kemasan suatu obat sebelum meminumnya, memang akan kecil kemungkinannya bila Anda mendapatkan obat tersebut dari apotik tetapi tidak ada salahnya bila selalu cermat dan teliti. Obat yang sudah masuk ke tanggal kadaluarsa akan berkurang efektifitasnya.
Dengan bergantinya tahun berarti bertambah umur kita. Sesuai dengan yang telah digariskan, semakin banyak umur seseorang akan semakin rentan atau berisiko terhadap penyakit tertentu, hal ini tidak bisa dihindari, karena secara fisiologis memang terjadi penurunan berbagai fungsi tubuh seiring bertambahnya usia. Namun, menjadi tua tidak selalu harus menjadi lemah, kita berhak untuk selalu sehat dan produktif walaupun di usia lanjut.
Bertambah tua memang sudah pasti tapi apakah akan selalu sehat?, itu yang tidak pasti. Status kesehatan di masa tua akan sangat dipengaruhi oleh perilaku kita di usia muda. Bila di usia muda tidak melakukan berbagai anjuran untuk hidup sehat, kemungkinan besar akan berefek kurang baik di masa tua nanti, sebaliknya dengan gaya hidup sehat sejak dini, tidak hanya sehat saat usia muda tetapi dimasa tua nanti juga akan tetap sehat dan produktif.
Apa saja yang harus dilakukan saat usia muda agar tetap sehat sepanjang masa?, simak penjelasan berikut:
1. Konsumsi makanan
Tubuh manusia membutuhkan asupan vitamin dan mineral yang cukup, dengan 5 porsi buah dan sayuran perharinya, kebutuhan tersebut dapat terpenuhi. Sayuran dan buah adalah sumber terbaik antioksidan yang dapat mencegah seseorang dari serangan jantung dan kanker. Serat yang terkandung di dalamnya juga penting untuk pencernaan. Konsumsi makanan yang sehat agar tubuh juga sehat.
2. Olahraga
Tubuh perlu bergerak dengan aktif, dalam hal ini berolahraga. Dengan berolahraga minimal 30 menit perhari dalam 5 hari, peredaran darah lancar dan badan menjadi tidak kaku serta sehat. Lakukan aktivitas ini sesuai dengan kemampuan masing-masing dalam artian tidak sekedar mengikuti keinginan orang lain. Konsultasikan dengan dokter bila memiliki penyakit tertentu sebelum berolahraga agar tidak memperberat penyakit yang di derita.
3. Minum 8 gelas perhari
Tubuh perlu cairan, fungsinya antara lain untuk kekebalan tubuh, pencernaan, kesehatan kulit dan membuang racun. Karena itulah, sangat bermanfaat jika ia minum lebih dari 8 air putih gelas perhari.
4. Batasi garam
Ada istilah – bagai sayur tanpa garam – yang bisa diartikan hambarnya masakan yang tidak diberi garam. Tubuh memang perlu garam, tapi tidak dalam jumlah yang berlebihan. Konsumsi yang berlebih justru berisiko terhadap tekanan darah dan dapat menyebabkan serangan jantung bahkan stroke. Dianjurkan untuk mengkonsumsi satu sendok teh garam perhari.
5. Batasi makan makanan manis berlemak
Makanan manis berlemak memang menjadi favorit sebagian besar orang, namun makanan ini efeknya dapat merusak gigi, menimbun lemak dalam tubuh hingga menyebabkan obesitas dan penyebab penyakit jantung serta diabetes. Karena itu jangan jadi kecanduan makanan yang terlalu manis dan berlemak. Makanlah sebagai selingan yang nikmat, bukan sebagai kebutuhan yang sangat sering dikonsumsi.
6. Cukup tidur
Tubuh perlu tidur untuk memulihkan tenaga. Yang baik ialah tidur selama 6-8 jam perhari. Tubuh yang lelah akan mempengaruhi daya kerja otak dan kegiatan normal harian. Karena itu usahakan untuk mendapat tidur yang cukup. Kalau perlu biasakan untuk tidur dan bangun di jam yang sama setiap harinya.
7. Stop merokok
Pernah mendengar bahwa terkandung lebih dari 4000 zat berbahaya bagi kesehatan dalam sebatang rokok?, merokok punya lebih dari 50 cara untuk memberi pengaruh negatif pada tubuh dan punya 20 cara untuk membunuh tubuh itu sendiri. 1 dari 2 perokok sangat rentan terhadap penyakit yang berhubungan dengan paru-paru. Belum lagi jika risiko kanker, impotensi, stroke dan penyakit lain ikut disebutkan. Karena itu berhentilah merusak diri sendiri dengan rokok
Setiap orang tidak menginginkan tinggal ditempat yang banyak sampahnya, selain bau yang menyengat, dampak dari sampah pun sulit untuk disepelekan. Apalagi kesadaran masyarakat yang masih tergolong rendah dalam mengurangi produksi sampah.
Sebenarnya masyarakat bisa ikut mengurangi dampak sampah dengan mengolah sampah dan mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat memiliki nilai ekonomis. Salah satunya dengan memanfaatkan sampah basah menjadi pupuk kompos cair. Dipasaran harga 1 liter pupuk cair bisa mencapai Rp. 50.000,-
Alat dan bahan
diameter 1 inch 2 buah.
diameter 1 inch 1 buah.
diameter 1 inch 1 buah.
Nb : Jika ada kesulitan cara membuat komposter dapat hubungi Ali Sie Kesling (Ext - 468)
Cara pengomposan dengan menggunakan komposter
1. Pilih sampah organik seperti sisa makanan, sisa sayuran, kulit buah, sisa ikan, dan daging agar terpisah dari sampah. Sampah berupa plastik, kardus bekas minyak, oli, beling, dan air sabun hams dipisahkan agar prosesnya berjalan dengan cepat.
2. Sampah yang berukuran besar seperti batang tanaman, sayuran daun, atau kulit buah yang keras sebaiknya dirajang terlebih dahulu agar perhbusukkannya sempurna. Selain itu, volume sampah yang tertampung juga semakin banyak.
3. Siapkan cairan bioaktifator boisca. Bioaktifator ini berfungsi untuk membantu mempercepat proses pembusukan. Tata cara penggunaannya sebagai berikut.
Ø Siapkan sprayer ukuran 1 liter.
Ø Isi sprayer dengan air. Sebaiknya gunakan air sumur karena tidak mengandung kaporit. Namun, jika ingin memakai air PAM, airPilih sampak organik seperti sisa makanan, sisa sayuran, kulit buah, sisa ikan, dan daging agar terpisah dari sampah tersebut harus diendapkan terlebih dahulu selama satu malam. Tujuannya agar kaporitnya menguap. Pasalnya, kaporit di dalam air bisa mematikan mikroba yang ada di dalam boisca.
Ø Tambahkan boisca ke dalam sprayer dengan perbandingan 1 liter air ditambah dengan 1—2 tutup botol boisca.
Ø Kocok-kocok sampai merata. Setelah itu, cairan siap digunakan.
4. Setelah sampahnya terkumpul dan dirajang, masukkan seluruhnya ke dalam kom-poster, lalu semprotkan boisca hingga merata ke seluruh sampah dan tutup rapat komposter.
5. Pada awal pemakaian, komposter baru bisa menghasilkan lindi atau kompos cair setelah dua minggu. Selanjutnya, pemanenan lindi dapat di-lakukan setiap 1—2 hari sekali.
Aplikasi pupuk cair
Lindi yang baru dipanen sebaiknya jangan langsung digunakan – tambahkan boisca sebanyak tutup botol boisca untuk 1-2 liter lindi lalu diamkan selama 2-3 hari agar bakteri yang berada didalamnya bisa berkembang dengan cepat.
Campuran 10 liter linda : 50 liter air cukup satu kali pemakaian pada demplot sayuran 10 x 10 cm.
Oleh : M. Ali Ayatullah, ST
Adakalanya pekerja di kantor mengalami serangan rasa kantuk atau lelah yang terjadi pada jam-jam kantor, yang kemungkinan disebabkan kurangnya waktu istirahat di malam hari atau energi tubuh yang belum cukup terisi, akibatnya konsentrasi dalam bekerja menjadi berkurang.
Untuk menghindari hal-hal tersebut dan supaya bisa selalu segar sepanjang hari di kantor, ada baiknya untuk menyimak beberapa hal di bawah ini:
1. Sarapan pagi
Sarapan dengan makanan yang kaya akan serat membuat seseorang menjadi lebih siaga. Sesuai namanya, sarapan tidak memerlukan porsi besar tetapi juga tidak sekedar mengganjal perut. Setangkup roti isi selai sesuai selera dan segelas jus tomat adalah salah satu contoh sarapan sehat sebagai pengantar kita untuk beraktifitas pagi hari.
2. Minum air putih
Otak kita mengandung 75% air sehingga tidak mengherankan bila terjadi dehidrasi ringan akan memengaruhi daya pikir seseorang. Sedikit saja kurang minum sampai kehilangan berat badan hingga 1-2% dapat membuat kita cepat lelah, susah berkonsentrasi dan kurangnya kewaspadaan. Bila dehidrasi lebih parah, biasanya orang akan mudah lupa dan bingung. Untuk itu sangat dianjurkan untuk minum minimal 8 gelas perhari atau 2 liter perhari agar tetap segar saat bekerja di kantor.
3. Makan siang
Saat jeda istirahat kantor jangan pernah lewatkan kegiatan ini, tubuh sangat memerlukan tenaga tambahan untuk bisa tetap aktif sampai saat nanti jam selesai kantor. Berbeda dengan sarapan, porsi makan siang akan lebih banyak baik jenis maupun jumlahnya, namun selalu usahakan untuk memperhatikan makanan yang sehat bagi tubuh kita. Bagi seseorang yang memiliki penyakit tertentu, sesuaikan diet seperti yang telah dianjurkan.
4. Berjalan
Sempatkan berjalan-jalan selama jam kantor, minimal 5-10 menit untuk relaksasi. Bila hanya duduk seharian akan membuat tubuh terasa kaku juga mengakibatkan berkurangnya konsentrasi. Setelah berjalan-jalan pikiran akan lebih jernih dan percaya diri.
Pernah mendengar istilah vertigo?, vertigo adalah sakit kepala dimana penderitanya merasa seakan disekelilingnya berputar-putar. Perasaan ini biasanya disertai rasa sakit di kepala, mual, dan kehilangan keseimbangan. Kebanyakan penyebab vertigo adalah ketegangan kepala yang sangat berlebihan, misalnya pada orang yang memiliki aktifitas tinggi, bekerja dalam tekanan atau sedang di kejar deadline. Penyebab lainnya adalah adanya kanker/tumor di otak. Perlu di perhatikan kemungkinan adanya riwayat di masa lalunya pernah jatuh dibagian kepala, yang bisa saja memicu terjadinya tumor di bagian kepala. Keadaan lingkungan sekitar juga terkadang bisa menyebabkan vertigo seperti mabuk laut atau mabuk darat.
Gejala vertigo diantaranya rasa sakit dikepala disertai rasa berputar, baik dirinya maupun benda-benda yang ada disekitar penderita. Keluhan ini sering terjadi ketika penderita bangun dari duduk atau bangun dari tidur, juga dirasakan saat menoleh ke samping.
Bagi penderita yang telah memiliki penyakit vertigo, ada baiknya menyimak beberapa tips berikut ini agar dapat terhindar dari serangannya:
1. Hindari serangan vertigo dengan :
2. Pola hidup sehat dengan mengurangi makanan dan minuman mengandung alkohol, tidak merokok, minuman berkafein, dan makanan berminyak
3. Hindari makanan yang dapat merangsang alergi karena dapat menyebabkan terkumpulnya cairan dalam telinga dalam dan gejalanya mirip dengan sindrom meniere yaitu kerusakan telinga bagian dalam yang berakibat pada gangguan pendengaran dan keseimbangan, yang bisa memicu serangan vertigo
Hasil penelitian menyebutkan ada hubungan erat antara soft drink dengan kelebihan kalori. Seseorang yang memiliki hobi makan diluar rumah akan memiliki kecenderungan memilih soft drink/minuman ringan sebagai pemuas dahaga dibanding memilih air putih seperti saat makan di rumah di rumah, ditambah lagi apabila baru saja masuk ke ruangan dimana saat itu di luar matahari sedang bersinar dengan teriknya, segelas minuman bersoda sering menjadi favorit.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka yang hobi mengkonsumsi soft drink akan lebih cepat mengalami kelebihan berat badan, berdasarkan analisa terhadap 88 studi tentang konsumsi minuman bersoda. Penelitian menunjukkan, pada hari seseorang meminum soft drink, ditemui jumlah kalori yang berlebih dibandingkan pada hari ia tak mengkonsumsinya.
Pada dasarnya, minuman ringan diartikan sebagai minuman berkarbonasi. Karbonasi adalah proses penginjeksian gas-gas CO2 (carbon dioksida) ke dalam minuman, sehingga menampilkan gelembung-gelembung yang memberi kesan segar. Komposisi minuman ringan umumnya sederhana, yakni, 90% air dan sisanya merupakan kombinasi dan pemanis buatan, gas CO2, penguat cita rasa, pewarna, asam fosfat, kafein, dan beberapa mineral seperti aluminium. Rasa manis dalam minuman berkarbonasi inilah yang bisa menjadi penyebab kegemukan, karena kadar gula dan kandungan energinya. Rasa manis yang terdapat dalam satu kaleng minuman ringan setara dengan tujuh sendok teh gula pasir.
Bila seseorang mengonsumsi gula melebihi asupan harian yang direkomendasikan yaitu 90 gram perhari, tubuh akan meningkatkan keluarnya kalsium melalui urine, menyebabkan karies gigi dan beberapa penyakit berat seperti diabetes dan komplikasinya seperti penyakit jantung.
Konsumsi gula lebih dari 100 gram perhari akan menurunkan kemampuan sel darah putih untuk membunuh bakteri atau virus jahat dalam tubuh sebesar 40 persen. Sistem kekebalan tubuh akan mulai berkurang 30 menit setelah makanan dikonsumsi dan akan terus berkurang hingga selama 5 jam.
Kemungkinan besar yang juga mungkin terjadi adalah obesitas. Obesitas merupakan penyakit kelebihan berat badan minimal 75% dari berat ideal. Selain mempengaruhi penampilan, obesitas merupakan penyebab utama terjadinya risiko diabetes, terutama diabetes tipe 2 dan juga memicu timbulnya penyakit kardiovaskular.
Karena itu sayangi diri kita, hindari konsumsi minuman berkarbonasi terlalu sering agar tubuh terhindar dari penumpukan gula yang telah terbukti menjadi pemicu timbulnya berbagai penyakit.
Sebagian besar dari kita tentu pernah mendapatkan resep, membeli, menelan, atau menyimpan obat-obatan yang bertujuan untuk menyembuhkan saat menderita penyakit tertentu atau obat untuk meningkatkan stamina, baik untuk diri sendir maupun untuk anggota keluarga lainnya.
Sebagai konsumen yang memang membutuhkan obat-obatan, ada baiknya kita berlaku cerdas dalam mengkonsumsinya, adalam artian tidak hanya sekedar tahu bahwa obat tersebut menyembuhkan sakit yang sedang diderita namun ada berbagai hal lain yang patut diketahui tentang obat-obatan yang kita konsumsi agar obat-obatan tersebut berdampak sesuai dengan yang kita harapkan.
Berikut ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika kita harus minum obat-obatan:
Jika mendapatkan obat dengan resep dokter perhatikanlah etiket obatnya ;
Perhatikan nama pasien, nomor resep dan tanggal resep. Hal ini sangat diperlukan untuk mencegah kekeliruan atau keraguan, misalnya ada nama yang sama. Bukan mustahil ada kesalahan karena manusia tidak luput dari salah. Jika terjadi keraguan tanyakanlah kepada Apoteker atau Asisten Apoteker.
Perhatikanlah aturan pemakaian obatnya, apakah sudah jelas atau belum. Contohnya : ukuran sendok yang digunakan, karena sering ukuran sendok di rumah tidaklah sama, maka sebaiknya gunakanlah sendok obat yang terdapat dalam kemasan obat.
Perhatikan cara penggunakan obat. Bentuk sediaan obat itu bermacam – macam sehingga pasien harus memahami cara penggunaan obat tersebut. Contoh :
Perhatikan bentuk sediaan obat masih baik dan tidak rusak. Sebagai petunjuk obat sudah berubah dan berkurang khasiatnya jika :
Perhatikanlah tanggal kadaluarsa dari obat. Pada obat selalu ditulis tanggal kadaluarsanya contohnya expire date : Januari 2012, berarti setelah tanggal tersebut mutu dan khasiat obat tidak dijamin seperti semula.
Epilepsi atau dikenal dengan ayan merupakan penyakit saraf menahun yang menimbulkan serangan mendadak berulang-ulang tak beralasan.
Otak manusia terdiri dari jutaan sel saraf/neuron, yang bertugas mengoordinasikan semua aktivitas tubuh termasuk perasaan, penglihatan, berpikir, dan menggerakkan otot. Pada penderita ayan, kadang-kadang sinyal-sinyal tersebut, tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Hal ini dapat diakibatkan oleh berbagai unsur-unsur, misalnya trauma kepala/pernah mengalami cedera di daerah kepala, tumor otak, dan lain sebagainya.
Umumnya ayan mungkin disebabkan oleh kerusakan otak dalam proses kelahiran, luka kepala, stroke, tumor otak, dan alkohol. Kadang-kadang, ayan mungkin juga karena faktor genetik, tapi ayan bukanlah penyakit keturunan. Namun sampai saat ini penyebab pasti penyakit epilepsi tetap belum diketahui.
Pertolongan pertama bagi penderita epilepsi/ayan akan sangat membantu pemulihan penderita sesudah serangan epilepsi reda.
Melihat seseorang mendapat serangan epilepsi mungkin meupakan pengalaman yang cukup menegangkan. Namun, epilepsi tidak akan membahayakan kita sebaliknya penderita sangat membutuhkan bantuan kita.
Saat bertemu dengan seseorang yang mendapat serangan epilepsi, berikut beberapa hal yang sebaiknya kita lakukan:
© 2018-2024. Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih
Admin
Keluhan, Kritik dan Saran
Sorry, I'm offline at the moment. I'll be back online in the next 2 hours 6 minutes
20:00Informasi
Medical Check Up
Sorry, I'm offline at the moment. I'll be back online in the next 2 hours 6 minutes
20:00Pendaftaran Rawat Jalan
Khusus Pasien BPJS
Sorry, I'm offline at the moment. I'll be back online in the next 2 hours 6 minutes
20:00Pendaftaran Rawat Jalan
Pribadi, Asuransi, dan Perusahaan
Sorry, I'm offline at the moment. I'll be back online in the next 2 hours 6 minutes
20:00