• UGD 24/7
  • Jl. Cempaka Putih Tengah I/1
  • +6221 4280 1567 & +6221 4250451
  • Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
You are here:RSIJCP/Pusat Informasi/Artikel/Bagaimana Mencegah Leptospirosis

Bagaimana Mencegah Leptospirosis

Jumat, 10 Februari 2012 18:50 WIB
8197

Leptospirosis adalah penyakit akibat bakteri Leptospira sp yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia atau sebaliknya. Banyak nama lain untuk leptospirosis antara lain Demam Lumpur, Jaundis berdarah, Penyakit Stuttgart, Demam Canicola, penyakit kuning non-virus, penyakit air merah pada anak sapi, dan tifus anjing.

Leptospirosis merupakan penyakit yang dapat ditularkan melalui air (water borne disease). Air seni seseorang berpenyakit ini merupakan sumber utama penularan, baik pada manusia maupun pada hewan. Kemampuan Leptospira untuk bergerak dengan cepat dalam air menjadi salah satu faktor penentu bakteri menginfeksi orang lain. Hujan deras akan membantu penyebaran penyakit ini, terutama di daerah banjir. Gerakan bakteri memang tidak mempengaruhi kemampuannya untuk memasuki jaringan tubuh namun mendukung proses invasi dan penyebaran di dalam aliran darah calon korbannya.

Untuk mencegah dari terjangkit bakteri leptospira sebenarnya tidak terlalu sulit karena walaupun sang kuman mampu bertahan hidup beberapa bulan di air dan tanah tetapi kuman juga mempunyai sifat yang bisa mati oleh cairan anti kuman seperti lisol. Sehingga dengan membersihkan seluruh permukaan lantai, dinding, dan bagian rumah yang diperkirakan tercemar air kotor yang mungkin sudah berkuman leptospira, dengan cairan lisol, merupakan cara mudah dan murah mencegah dari penyakit leptospirosis.

Selain itu, perlu juga memperhatikan sanitasi di sekitar rumah dan lingkungan serta higiene perorangan dengan menjaga tangan selalu bersih. Selain terkena air kotor, tangan dapat tercemar kuman dari hewan piaraan yang sudah terjangkit penyakit dari tikus atau hewan liar, karena itu sedapat mungkin hindari kontak dengan air seni hewan peliharaan, seperti dengan membiasakan memakai pelindung, seperti sarung tangan karet sewaktu berkontak dengan air kotor, pakaian pelindung kulit, beralas kaki, memakai sepatu bot, terutama jika kulit ada luka, borok, atau eksim. Biasakan membasuh tangan sehabis menangani hewan, ternak, atau membersihkan gudang, dapur, dan tempat-tempat kotor.

Untuk kesehatan lingkungan, tikus rumah perlu dibasmi sampai ke sarang-sarangnya. Begitu juga jika ada hewan pengerat lain. Yang pasti leptospirosis tidak menular langsung dari pasien ke pasien, melainkan air seni hewan berpenyakit leptospirosis di air, makanan, dan tanah, yang menjadi ajang penularan penyakit hewan ini terhadap tubuh manusia.

Terakreditasi Nomor: LARSI/SERTIFIKAT/096/02/2023

Lulus Tingkat Paripurna      

Bekerja Sebagai Ibadah Ihsan Dalam Pelayanan

Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih

  • Jl. Cempaka Putih Tengah I/1, Jakarta Pusat, Indonesia 10510
  • +6221 4280 1567
  • +6221 425 0451
  • rsijpusat@rsi.co.id

Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Khusus BPJS

Pendaftaran Rawat Jalan Pasien Umum, Jaminan Perusahaan & Asuransi

© 2018-2024. Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih