Puji Syukur kami panjatkan ke Khadirat Allah SWT yang telah mengabulkan doa dan usaha kami sehingga RS Islam Jakarta Cempaka Putih dapat meraih predikat "LULUS TINGKAT PARIPURNA AKREDITASI RUMAH SAKIT VERSI 2012"
Melalui website Komite Akreditasi Rumah Sakit www.kars.or.id menampilkan bahwa RS Islam Jakarta Cempaka Putih Lulus Akreditasi Rumah Sakit versi 2012 dengan Tingkat Paripurna. Sertifikasi ini berlaku sejak 19 Juli 2016 - 18 Juli 2019
Semoga visi menjadi Rumah Sakit Kercayaan Masyarakat, Pusat Pendidikan Kedokteran, dan perkaderan Muhammadiyah dibidang kesehatan lain dapat terwujud dan diberkahi Allah SWT, Aamin (es)
Rumah Sakit Islam Jakarta adalah perwujudan dari Iman sebagai amal shaleh kepada ALLAH SWT dan menjadikannya sebagai sarana ibadah.
Diet adalah Pengaturan Makan (Eating Management) sesuai dengan tujuan diet dan komposisi nutrisi seimbang. Saat ini telah berkembang aneka ragam jenis diet, namun diet yang tepat perlu memperhatikan keseimbangan komposisi antar zat gizi. Sesuai dengan konsep & kaidah Dietetik, Bagian Gizi Rumah Sakit Islam Jakarta melayani konsultasi gizi rawat inap dan rawat jalan serta katering diet yang disesuaikan dengan kebutuhan dan penyakit klien/ pasien.
Secara umum, kami melayani katering diet bagi klien/ pasien yang berdomisili di Cempaka Putih dan sekitarnya. Jenis-jenis katering diet yang kami layani, antara lain diet Diabetes Mellitus, diet Rendah Protein, diet Rendah Purin, diet Lambung, diet Rendah Garam, Diet Lambung, Diet Jantung, diet Hati, diet Tinggi Kalsium, dan sebagainya.Adapun prosedur pelayanan katering diet di RS Islam Jakarta Cempaka Putih, yaitu :
Info Lebih Lanjut Hubungi
Bagian Gizi
RS Islam Jakarta Cempaka Putih
021-42801567/ 4250451 (Ext 376)
Auditorium RSIJCP, Senin, 11 Januari 2016 Manajemen RS Islam Jakarta Cempaka Putih (RSIJCP) telah me launching dan menetapkan Performance Manajement Based on Competency & KPI. Acara ini dihadiri oleh Direksi, Manajer dan Kepala Unit Setara Manajer, Kepala Seksi, dan Kepala Ruangan dan Pejabat Setingkat Kepala Ruangan.
Direktur SDI RSIJCP-Sriyono SH., MM., dalam sambutannya meyampaikan bahwa indikator penilaian kerja yang baru menggantikan indikator penilaian sebelumnya. Sistem penialan kerja ini dimulai dari perencanaan, pengelolaan, penilaian, dan penghargaan. Keys Performance Indicators / KPI bertujuan agar terwujud budaya kerja Islami dalam organisasi, tercapainya kualitas pelayanan, kepuasan pelanggan, dan mampu me-leverage pendapatan. Direktur SDI juga menyampikan harapan agar pemberlakuan KPI di tahun 2016 semaksimal mungkin menghindari bias / error dalam praktik penilaian kinerja pegawai.
Direktur Utama RSIJCP -Prastowo Sidi Pramono, Sp.A sebelum menetapkan penggunaan KPI mengajak mengajak seluruh pegawai untuk bekerja sesuai dengan indikator yang sudah disepakati agar kinerja Rumah Sakit meningkat pesat dan pada akhirnya reward and punishmen dapat ditegakkan di unit masing-masing. Setelah ditetapkan 11 Januari 2016 Direktur Utama menandatangani dan menyaksikan KPI masing-masing Direktorat, manajer, Kepala Seksi, dan Kepala Ruangan.
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Dalam rangka mempermudah pasien reservasi/daftar berobat jalan di RS Islam Jakarta Cempaka Putih, maka kami memberikan pelayanan melalui media sosial :
Terima kasih atas kepercayaan dan kunjungan anda di RS Islam Jakarta Cempaka Putih
Penyakit asam urat atau dikenal juga dengan nama pirai atau gout, merupakan sejenis radang sendi yang disebabkan oleh pengkristalan natrium urat di dalam atau di sekitar sendi. Biasanya timbul rasa sakit yang sangat mengganggu pada bagian sendi, terutama sendi jempol kaki disertai dengan bengkak kemerahan, yang muncul secara tiba-tiba dan berlangsung selama tiga hingga sepuluh hari, dengan puncak rasa sakitnya yang akan dirasakan dalam enam hingga dua puluh empat jam pertama serangan asam urat tersebut dimulai. Setelah tiga hingga sepuluh hari, biasanya rasa sakit pada sendi tersebut akan menghilang dan sendi akan tampak seperti semula tanpa adanya pembengkakan. Walaupun terlihat sembuh, namun radang sendi ini umumnya bisa kambuh.
Penyebab penyakit asam urat adalah tingginya kadar asam urat. Asam urat merupakan limbah yang terbentuk dari pemecahan zat purin yang ada di dalam sel-sel tubuh. Setiap harinya, asam ini dibuang dari tubuh kita melalui ginjal. Jika asam urat yang dibuang dari tubuh jauh lebih sedikit dari jumlah produksinya, maka sisanya akan menumpuk di dalam dan sekitar sendi dalam bentuk kristal-kristal tajam natrium urat. Pembentukan dan penumpukan kristal-kristal tersebut bisa berlangsung selama bertahun-tahun tanpa kita sadari. Beberapa kristal yang bertumpuk akan keluar dari tulang rawan dan membuat lapisan lembut pada sendi yang disebut sinovium mengalami radang yang terasa menyakitkan. Ketika ini terjadi, itu berarti penderita sedang mengalami serangan asam urat. Pada akhirnya, kristal yang tertumpuk akan membentuk gumpalan keras yang disebut tofi. Tofi ini bisa menyebabkan kerusakan pada tulang rawan sendi dan tulang di sekitarnya. Jika tidak segera ditangani, bisa mengarah pada kerusakan sendi permanen dan jika sudah seperti ini, sendi akan terasa kaku dan sakit ketika digerakkan.
Salah satu penyebab penyakit asam urat adalah kebiasaan mengonsumsi makanan dengan kandungan kadar purin tinggi. Untuk itu perlu diperhatikan diet yang tepat bagi penderita asam urat sebagai berikut:
1. Batasi Lemak
Selalu batasi asupan lemak seperti memilih daging tanpa lemak dan makanan yang menggunakan sedikit minyak dalam pengolahannya
2. Protein Nabati
Diet penderita asam urat harus dibatasi. Protein dari daging, ikan, dan unggas dibatasi 80-120 g/hari
3. Perbanyak Cairan
Banyak minum air putih dapat membantu membuang asam urat melalui urin, sebaiknya penderita asam urat meminum minimal 2.5 liter air/hari
4. Batasi Purin
Membatasi purin adalah inti dari diet pada penderita asam urat, batasi konsumsi otak, hati, ginjal, kaldu, jantung, ikan makarel, ikan sarden, dan kerang-kerangan.
Alhamdulillah, Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih (RSIJCP) kini telah tumbuh dan berkembang semakin besar. Namun sebuah pertanyaan yang mendasar seberapa hebatkah keahlian / profesionalitas, dan fasilitas yang benar-benar dapat menjamin sebuah rumah sakit tetap eksis dan mampu bersaing?
Sumber enegi sebenarnya bukan pada keahlian / keterampilan dan mutu layanan belaka, akan tetapi pada “value / nilai” tertentu yang diyakini “benar” dan benar-benar “diyakini”, atau dengan kata lain ruh / energy rumah sakit untuk mampu eksis dan terus berkembang. Bukan ditentukan oleh profesionalitas dan mutu layanan saja, akan tetapi lebih ditentukan oleh komitmen insan-insan-insan pada nilai-nilai tertentu yang diyakini dan diperjuangkan. Nilai-nilai tersebut akan menentukan motifasi seseorang dalam bekerja, berfikir, bersikap, dan berperilaku.
Pendidikan dan pelatihan akan sia-sia bila tidak menyentuh kesadaran yang paling dalam dari setiap pegawai yakni kesadaran akan nilai-nilai dasar hidup setiap muslim diantaranya:
Nilai dasar yang kedua akan mendorong seseorang untuk hidup dan bekerja dengan ikhlas, penuh makna dan penuh rasa cinta. Mengapa? Karena kita dengan penuh semangat melakukan segala pekerjaan karena Allah hanya melakukan pekerjaan yang disukai Allah agar Allah berkenan dan ridho/menyukai kita. Yakinkah bahwa yang kita lakukan ini membuat Allah jatuh cinta kepada kita?
Kita bersyukur di RSIJCP ini telah memiliki banyak dokter, perawat dan pegawai yang ahli dalam bidangnya. Namun apabila keahlian tersebut tidak dibingkai oleh nilai dasar tersebut, maka tidak mungkin terwujud dalam mutu layanan dan wajah kerahmatan tetapi malah akan menimbulkan keributan dan tindakan yang dapat mencemari kemuliaan islam.
Kita harus mampu mewujudkan Islam seperti yang dicita-citakan oleh KHA Dahlan (pendiri Muhammadiyah) yaitu “ISLAM YANG MURNI SEKALIGUS ISLAM YANG BERKEMAJUAN”. Islam yang murni adalah Islam yang benar-benar kembali kepada Al-Quran dan Sunnah yang muncul dari hati yang bening dan akal yang sehat (bersih dari ego dan interes pribadi) dan Islam yang berkemajuan adalah Islam yang mampu memberikan solusi/mengatasi masalah bukan Islam yang bermasalah.
Dari perspektif ini sudah seharusnya kita membersihkan diri dari niatan / motivasi dan tujuan hidup yang rendah dan salah serta menyiapkan diri tampil penuh rahmat untuk memberikan solusi problem-problem dibidang kesehatan dan dapat melakukan segala tindakan yang membuat Allah jatuh cinta (ridho) kepada kita. Mari layani pasien dengan penuh empati dan akhlak Islami.
Sehebat apapun kompetensi / profesi kita, tetaplah menjadi hamba Allah yang Tawadhu’, yang hebat bukan kita, tetapi pasien, mengapa? Karena pasien sesungguhnya adalah utusan dan kepanjangan tangan Allah yang dikirimkan kepada kita sehingga ilmu yang diberikan Allah kepada kita menjadi berarti dan melalui pasien pula Allah mengalirkan rezki-Nya kepada kita sehingga kita bias hidup layak. Jangan sakiti dan mengecewakan pasien, Sungguh Allah SWT melalui pasienlah yang menolong kita bukan kita yang menolong mereka, bila kita tidak baik, maka amat mudah bagi pasien pindah ke dokter/rs yang lain.
Bekerja Sebagai Ibadah dan Ihsan Dalam Pelayanan, adalah nilai esensial yang menjadi moto RSIJCP tersebut perlu dirumuskan dalam bentuk nilai yang mudah dipahami dan diaplikasikan dalam bekerja di RSIJCP dan dalam hidup sehari.
Wallahua'lam
© 2018-2024. Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih
Admin
Keluhan, Kritik dan Saran
Keluhan, Kritik dan Saran (Senin-Jum'at: 08.00-16.00 WIB) Diluar jam mohon maaf bila lambat merespon..
07:00Informasi
Medical Check Up
Info dan Pendaftaran Medical Check Up.
07:00Pendaftaran Rawat Jalan
Khusus Pasien BPJS
Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Khusus Pasien BPJS (booking maksimal H-1. Baca syarat dan ketentuan.
07:00Pendaftaran Rawat Jalan
Pribadi, Asuransi, dan Perusahaan
Pasien Rawat Jalan dengan Jaminan Pribadi, Asuransi, dan Perusahaan.
07:00