Print this page

Menyusui, Mencegah Risiko Diabetes Type 2

Senin, 07 Februari 2011 Written by Yulvitrawasih 3869 times

Bertambah satu lagi manfaat menyusui bagi ibu. Menyusui memang tidak hanya bermanfaat bagi bayi, tetapi juga ibu. Beberapa manfaat menyusui bagi ibu adalah menurunkan risiko terkena penyakit kanker payudara, menurunkan risiko osteoporosis, menurunkan risiko terkena kanker ovarium, membantu proses pengembalian ke berat badan ibu sebelum hamil, dan sebuah penelitian terakhir mengungkapkan fakta bahwa menyusui juga merupakan tindakan pencegahan terhadap serangan diabetes tipe 2.

Diabetes melitus tipe 2 atau sering juga disebut dengan Non Insuline Dependent Diabetes Melitus (NIDDM) merupakan penyakit diabetes yang disebabkan oleh terjadinya resistensi tubuh terhadap efek insulin yang diproduksi oleh sel beta pankreas. Keadaan ini akan menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi naik tidak terkendali. Kegemukan dan riwayat keluarga menderita kencing manis diduga merupakan faktor risiko terjadinya penyakit ini.

Perubahan metabolisme ibu menyusui membantu menstabilkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap hormon insulin. Ibu yang menyusui bayinya terus-menerus selama paling sedikit satu tahun akan lebih baik dibandingkan dengan menyusui kurang dari satu tahun. Untuk setiap tahun tambahan menyusui, ada tambahan 15 persen penurunan risiko. Menurunkan kadar gula darah juga lebih mudah pada wanita menyusui dibanding wanita tidak menyusui.

Ibu yang menyusui bayinya mempunyai kecenderungan memilih gaya hidup lebih sehat dibandingkan yang tidak menyusui, mereka umumnya lebih selektif memilih makanan sehat dan bergizi agar kandungan ASI yang diberikan pada bayi juga memiliki zat gizi yang tinggi. Gaya hidup semacam ini jelas akan mendorong metabolisme tubuh untuk mengurangi risiko terjadinya diabetes.

Setelah mengetahui betapa banyaknya manfaat menyusui baik bagi ibu maupun bagi bayi, diharapkan bisa lebih memberikan motivasi bagi para ibu yang sedang hamil agar memantapkan niatnya untuk memberikan ASI secara ekslusif selama 6 bulan dan terus memberikannya sampai bayi berusia 2 tahun.

Share

Tagged under

X

Right Click

No right click