You are here:Beranda/Artikel/Kenali dan Cegah Demam Berdarah Dengue

Kenali dan Cegah Demam Berdarah Dengue

Jumat, 06 Februari 2015 Written by Yulvitrawasih 4599 times Print

Seperti yang selalu terjadi saat pergantian musim dari musim penghujan ke musim kemarau atau sebaliknya, penderita Demam Berdarah Dengue atau disingkat DBD meningkat secara signifikan. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes aegipty atau Aedes albopictus berkelamin betina. Nyamuk berkaki belang-belang putih ini memiliki kecenderungan menggigit manusia di siang hari.

Virus dengue menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan sistem pembekuan darah sehingga mengakibatkan penderitanya mengalami perdarahan serta dapat menimbulkan kematian.

Secara umum, DBD memiliki gejala seperti panas tinggi, pusing, sampai muntah darah. Namun sayangnya, gejala yang sama sering ditemukan pada penyakit lain. Akibatnya, penderita yang datang dengan keluhan seperti yang tersebut diatas sering mengalami salah diagnosis sehingga tidak mendapat penanganan yang tepat.

Oleh sebab itu, Kita harus lebih waspada dan mengenali gejala-gejala demam berdarah lainnya:

  1. 1. Mendadak panas tinggi selama 2 - 7 hari, tampak lemah lesu suhu badan antara 38ºC sampai 40ºC atau lebih.
  2. Tampak binti-bintik merah pada kulit dan jika kulit direnggangkan bintik merah itu tidak hilang.
  3. Kadang-kadang terjadi perdarahan di hidung
  4. Mungkin terjadi muntah darah atau berak darah
  5. Kadang-kadang nyeri ulu hati, karena terjadi perdarahan di lumbung 
  6. Bila sudah parah, penderita gelisah, ujung tangan dan kaki dingin berkeringat
  7. Pada hasil tes darah terjadi penurunan kadar  Trombosit ( =100.000 per mm3)

Beberapa hal berikut bisa dilakukan ketika menemukan seseorang yang mengalami keluhan-keluhan ‘mirip’ DBD sebagai pertolongan pertama, yaitu:

  1. Memberikan minum sebanyak mungkin
  2. Kompres agar panasnya turun
  3. Memberikan obat penurun panas
  4. Jika dalam waktu 3 hari demam tidak turun atau malah naik segera bawa ke rumah sakit atau puskesmas
  5. Jika tidak bisa minum atau muntah terus menerus, kondisi bertambah parah, kesadaran menurun atau hilang maka harus dirawat di rumah sakit

Mencegah sudah pasti lebih baik daripada mengobati, sehingga tindakan pencegahan harus dilakukan tanpa menunggu datangnya korban akibat gigitan nyamuk yang dapat mengancam jiwa ini. Cara pencegahan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :

  1. Pemberantasan. Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan cara yang dikenal dengan istilah 3M, yaitu; Menguras bak mandi, Menutup tempat penampungan air, dan Mengubur barang bekas yang dapat menjadi tempat perindukan nyamuk.
  2. Fogging atau pengasapa. Fogging dilaksanakan pada kasus-kasus dengan PE positif, 2 penderita positif atau lebih, ditemukan 3 penderita demam dalam radius 100 m dari tempat tinggal penderita DBD Positif atau ada 1 penderita DBD meninggal
  3. Abatisasi. Yaitu dengan menaburkan bubuk abate ke dalam bak mandi atau tempat penampungan air.
  4. Sistem kewaspadaan dini. Laporan penderita penyakit dari rumah sakit dikirim ke Puskesmas di wilayah penderita untuk dilakukan penyelidikan epidemiologi.

    Waspadalah selalu terhadap penyakit DBD,  dengan selalu mengutamakan pencegahan sehingga Kita dan keluarga dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa gangguan yang berarti.

Share

Klinik Vaksin RS Islam Jakarta Cempaka Putih

Alamat

Rumah Sakit Islam Jakarta CP

Jl. Cempaka Putih Tengah I / 1

Jakarta Pusat - Indonesia 10510

Telephone

  • +62-21 428-01567
    +62-21 425-0451
  • Fax +62-21 420-6681
  • Pendaftaran Rawat Jalan
    1. Khusus BPJS 0812 8896 9622 (Hanya WA)

    2. Pasien Umum, Jaminan Perusahaan dan Asuransi
        * 0812 1349 1516 (Hanya WA) 
        * +62-21 428-01567 Ext. 6508

    3. Aplikasi Android

        Unduh Melalui Play Store (E-Smart RS Islam Jakarta Cempaka Putih)

    Khusus pasien yang telah memiliki no Rekam Medik (No. RM)

Email

  • rsijpusat@rsi.co.id

Statistik Web

Today1288
This week2767
This month22706
Total5052737

Who Is Online

16
Online

Copyright © 2018. Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih

Powered by inisial dotcom

X

Right Click

No right click