Cara Mudah dan Murah Menangkal Kanker dengan Pola Makan yang Sehat

(Subakti Adiningsih, S.Gz)

Setiap kali mendengar jenis penyakit yang satu ini, kengerian selalu muncul. Kebanyakan orang bahkan menganggap, kanker tak ubahnya lonceng kematian. Faktanya, tak selalu begitu. Bila ditemukan pada stadium dini, kanker pun bisa disembuhkan. Hanya saja, sebagian besar kasus kanker ditemukan pada stadium lanjut, sehingga upaya penyembuhan menjadi sulit. Dalam keadaan seperti ini, penderita kerap kali tak tertolong.
Kanker adalah pembelahan dan pertumbuhan sel secara abnormal yang tidak dapat dikontrol sehingga cepat menyebar.
Gangguan gizi yang dapat timbul pada penderita penyakit kanker disebabkan kurangnya asupan makanan, tindakan medik, efek psikologis,dan pengaruh keganasan sel kanker. Salah satu pengobatan kanker adalah kemoterapi yang bertujuan membunuh sel-sel kanker dengan obat melalui oral atau langsung masuk ke dalam darah/parenteral, tapi sayangnya sel-sel yang normal pun ikut rusak dengan obat kemo tersebut. Tubuh yang dimasuki obat kemo bereaksi dengan berbagai gejala diantaranya kelainan pada saluran pencernaan seperti mulut terasa sakit, kehilangan cita rasa, mual, muntah, diare, perut penuh, kebiasaan buang air besar berubah, dll. Sebagian besar pasien merasa tidak nyaman selama menjalani kemoterapi yang menyebabkan problem asupan makanan menjadi berkurang.
Kanker merupakan penyakit yang tidak diketahui penyebabnya secara pasti, tetapi dipengaruhi oleh banyak faktor risiko, seperti merokok, diet yang tidak sehat, faktor lingkungan, obesitas, kurang aktivitas fisik, dan stress.
Siapapun tentu tak ingin terkena penyakit ganas ini, bukan? Sejatinya, ada cara mudah dan murah untuk menangkal kanker, yakni dengan menerapkan pola makan sehat.
Kelihatannya memang sederhana, namun di balik kesederhanaan ini terkandung manfaat yang sangat besar. Berbagai studi menunjukkan, zat-zat gizi dan zat-zat bioaktif dalam makanan kita sehari-hari dapat mencegah kanker, menghambat perjalanan keganasannya serta menghalangi kekambuhannya. Pada saat yang sama, ada juga bagian dari bahan pangan yang bersifat memicu kanker (karsinogenik) dan karenanya harus dihindari. Di sinilah pengaturan makanan (diet) menjadi penting.
Diet dan zat gizi seimbang memegang peran penting dalam mencegah berbagai penyakit termasuk kanker. Kajian epidemiologi menunjukkan, lebih dari sepertiga kanker secara potensial dapat dicegah dengan memodifikasi diet.
Tujuan Menjalankan Diet :
- Memberikan makanan yang seimbang untuk mencapai dan mempertahankan status gizi optimal
- Mencegah penurunan berat badan berlebihan
- Mengurangi rasa mual

Jenis diet dan indikasi pemberian
Makanan yang diberikan sesuai dengan prisip gizi seimbang. Jenis makanan yang diberikan hendaknya memperhatikan nafsu makan, perubahan indra kecap, rasa cepat kenyang, mual, penurunan berat badan dan akibat pengobatan. Makanan dapat diberikan sesuai keadaan penderita, dapat berupa makanan berkonsistensi cair, makanan padat atau kombinasi.

 

Tips untuk mengatasi masalah makan pada penderita kanker:
1.Bila terjadi penurunan nafsu makan
Makanlah makanan yang anda suka walaupun sedang tidak lapar karena makan merupakan bagian penting dalam pengobatan. Makanan yang dingin lebih baik dari panas, cair jernih, es krim, milkshake, gelatin, puding, semangka, anggur. Hindari minum sebelum makan
2.Bila ada perubahan pengecapan
Konsumsi makanan/minuman dengan suhu kamar/dingin, tambahkan bumbu yang sesuai untuk menambah rasa, pilih jus / sari buah sebagai pilihan minuman anda
3.Bila ada kesulitan mengunyah dan menelan
Minum menggunakan sedotan,pilih makanan/minuman yang dingin/suhu kamar dengan konsistensi lembut / cair, hindari makanan terlalu asam atau asin
4.Bila mulut kering
Pilih makanan/minuman yang dingin/suhu kamar, pilih makanan dengan konsistensi lembut / cair, Kunyak permen karet atau hard candy
5.Bla mual dan muntah
Hindari makanan yang berbau merangsang dan berlemak, makan/minum dengan perlahan,hindari makanan terlalu manis agar mulut tidak berasa asam,batasi cairan pada saat makan, tidak berbaring setelah makan


Beberapa tips / saran untuk menjalankan diet ini:
-Batasi konsumsi daging merah hingga <3x/minggu, hindari daging terutama yang dibakar
-Batasi cara pengolahan menggunakan banyak minyak seperti digoreng
-Hindari bahan makanan yang diolah dengan penggunaan bahan pengawet / BTM
-Hindarkan makanan yang merangsang pencernaan (pedas, asam,bergas)
-Tingkatkan konsumsi sayuran dan buah, terutama yang mengandung antioksidant alami seperti wortel, tomat, brocoli
-Konsumsi ikan, daging ayam, telur dan susu sebagai pengganti protein dalam daging merah
-Konsumsi makanan dengan porsi kecil dan sering yaitu 3-4 x makan dan 2-3 x makanan selingan/snack. Disajikan makanan kesukaan dan jangan makan menunggu sampai kondisi lapar.
-Makanan diajurkan yang dimasak sampai matang sempurna, tidak dianjurkan mengkonsumsi telur setengah matang, makanan mentah lainnya atau susu tanpa dipasturisasi
-Makanan dan snack disarankan yang mengandung tinggi kalori dan protein seperti hasil produk dari susu, telur, daging, ikan, ayam.
- Bentuk makanan sesuai dengan kemampuan penderita mengkonsumsi, dapat berupa kombinasi (nasi, tim, bubur dengan lauk pauknya, sayur dan buah) disertai makanan cair berupa susu, jus kacang hijau, susu kedele.
-Asupan air harus cukup 8 s/d 10 gelas sehari selain untuk mencukupi kebutuhan, agar fungsi ginjal tetap baik dan sisa obat kemo dapat keluar bersama urine. Sebagian minuman dianjurkan yang tinggi kalori dan protein seperti milk shake, atau susu sebagai suplemen.

Referensi

Buku Penuntun Diet RSCM 2001

Kontak Informasi

Rumah Sakit Islam Jakarta CP

Jl. Cempaka Putih Tengah I / 1

Jakarta Pusat - Indonesia 10510

 

Telepon

  • +62-21 425-0451
  • +62-21 428-01567
  • +62-21 424-4208

Fax : +62-21 420-6681

 

Email : rsijpusat@rsi.co.id

Statistik

Hari ini568
Minggu ini3948
Bulan ini9904
Pengunjung2406934
Who Is Online
8
Online

Copyright © 2015. Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. By inisial dotcom